Mulai sekarang, kami Elev8
Kami bukan sekadar broker. Kami adalah ekosistem trading all-in-one—semua yang Anda butuhkan untuk menganalisis, trading, dan berkembang ada di satu tempat. Siap untuk meningkatkan trading Anda?
Kami bukan sekadar broker. Kami adalah ekosistem trading all-in-one—semua yang Anda butuhkan untuk menganalisis, trading, dan berkembang ada di satu tempat. Siap untuk meningkatkan trading Anda?
Pasangan AUD/JPY telah tergelincir di bawah 93,00 meskipun data Penjualan Ritel bulanan Australia lebih tinggi dari prakiraan. Data ekonomi telah mendarat di 0,6%, lebih tinggi dari prakiraan 0,4%, tetapi lebih rendah dari rilis sebelumnya sebesar 1,3%.
Tidak dapat disangkal fakta bahwa tekanan harga di wilayah Australia semakin cepat seperti tidak ada hari esok. Terakhir, Indeks Harga Konsumen Australia (IHK) tercatat sebesar 6,1% untuk kuartal kedua Siklus Tahun 2022. Sekarang, data Penjualan Ritel bulanan yang lebih tinggi dari prakiraan akan membuat senang RBA dalam menaikkan suku bunga lebih lanjut tanpa ragu-ragu karena permintaan ritel yang kuat sangat penting untuk meningkatkan suku bunga.
Untuk menjinakkan inflasi yang terus meningkat, Reserve Bank of Australia (RBA) terus berupaya melakukan pengetatan kebijakan. Gubernur RBA Philip Lowe telah meningkatkan Official Cash Rate (OCR) menjadi 2,35%.
Di sisi Tokyo, para investor tidak terlalu bereaksi terhadap risalah rapat yang dirilis oleh Bank of Japan (BOJ) di awal sesi Asia. Selain itu, para investor belum bereaksi negatif terhadap program pembelian obligasi yang tidak terjadwal oleh Bank of Japan (BOJ). Ke depan, para investor akan fokus pada data ketenagakerjaan Jepang. Tingkat Pengangguran diperkirakan akan turun ke 2,5% dari rilis sebelumnya sebesar 2,6%. Selain itu, Rasio Lapangan Pekerjaan/Pelamar akan meningkat menjadi 1,30 versus 1,29 yang dilaporkan sebelumnya.