اب سے ہم Elev8 ہیں

ہم صرف ایک بروکر نہیں ہیں۔ ہم ایک جامع ٹریڈنگ ایکوسسٹم ہیں—ہر چیز جو آپ کو تجزیے، ٹریڈ اور  ترقی کے لیے درکار ہو، ایک  ہی جگہ پر  ہے۔ کیا آپ اپنی ٹریڈنگ کو بلند کرنے کے لیے تیار ہیں؟

USD/INR Tetap Defensif Menjelang RBI

Setelah gagal mempertahankan lebih dari puncak lima bulan, pasangan USD/INR tetap defensif saat ini diperdagangkan di dekat 70,94 sebelum pedagang Eropa tiba pada hari Rabu.

Selain pullback Dolar AS (USD), terutama karena risiko baru, kehati-hatian pedagang menjelang pertemuan kebijakan moneter Reserve Bank of India (RBI) juga memainkan perannya dalam membatasi pergerakan pasangan ini.

Bahkan jika tiga pemotongan suku bunga berturut-turut telah menanamkan cukup likuiditas ke dalam perekonomian India, bank sentral secara luas diperkirakan akan mengumumkan pemotongan keempat 0,25% ke tingkat informasi utama, yaitu Repo dan Reverse Repo Rates. Alasannya bisa karena perubahan suku bunga pinjaman yang lebih rendah dan penurunan hasil obligasi.

Di sisi lain, USD memiliki beberapa katalisator, dipimpin oleh perang dagang dengan China, yang menyeret Greenback turun. Baru-baru ini, Tiongkok terus melemahkan mata uang domestiknya dan meningkatkan ketegangan dengan AS.

Sejauh menyangkut imbal hasil obligasi, baik treasury 10-tahun AS dan India menawarkan angka terendah sejak akhir 2016.

Jika RBI menahan diri dari penurunan suku bunga tambahan dengan mengumumkan langkah-langkah kualitatif untuk mendorong tindakan kebijakan terhadap pelanggan akhir, pasangan ini diharapkan akan melikuidasi kenaikan terbaru.

Analisa Teknis

Pullback harga bergabung dengan level overbought dari indeks kekuatan relatif (RSI) 14-hari, yang pada gilirannya meningkatkan peluang untuk kuotasi lebih lanjut menurun ke level MA 200-hari di level 70,14 dengan terendah baru-baru ini di dekat 70,47 menjadi penghentian sementara. Sementara itu, terobosan sisi atas di 71,53 dapat meningkatkan kenaikannya ke arah tertinggi tahunan di sekitar 71,91.

Indeks Dolar AS Berada Di Bawah Tekanan Di Dekat 97,50

Greenback, dalam hal Indeks Dolar AS (DXY), telah melanjutkan penurunan pada hari Rabu dan sekarang bernavigasi di wilayah 97,50. Indeks Dolar AS fok
مزید پڑھیں Previous

Damayanti, Bank Indonesia: "Arah Pelonggaran Kebijakan Moneter" Akan Bertahan Lama Di Masa Depan

Deputi Gubernur Senior baru Bank Indonesia Destry Damayanti diberitakan di jam terakhir, melalui Reuters, mengomentari prospek kebijakan moneter. Ber
مزید پڑھیں Next