Mulai sekarang, kami Elev8

Kami bukan sekadar broker. Kami adalah ekosistem trading all-in-one—semua yang Anda butuhkan untuk menganalisis, trading, dan berkembang ada di satu tempat. Siap untuk meningkatkan trading Anda?

Prakiraan Harga WTI: Turun di Bawah $92,00 tetapi Bertahan dengan Bias Bullish Menjelang Pembicaraan AS–Iran

  • Harga WTI turun tipis ke dekat $91,75 di awal perdagangan sesi Eropa hari Jumat. 
  • Prospek konstruktif WTI tetap utuh, dengan harga bertahan di atas indikator utama EMA 100-hari. 
  • Hambatan naik pertama muncul di $95,65; level support awal yang perlu diperhatikan adalah $86,20. 

West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di kisaran $91,75 selama awal perdagangan sesi Eropa hari Jumat. Harga WTI menurun saat para pedagang bersiap menghadapi hasil perundingan menentukan antara AS dan Iran pada hari Sabtu di Pakistan. Delegasi AS akan dipimpin oleh Wakil Presiden AS JD Vance, utusan khusus Steve Witkoff, dan Jared Kushner. 

Kesepakatan jangka panjang potensial dengan Iran dapat menekan harga WTI lebih rendah. Di sisi lain, jika negosiasi gagal akhir pekan ini, harga minyak hitam dapat melanjutkan kenaikannya karena gangguan pasokan yang terus berlanjut.

Chart Analysis WTI US OIL


Analisis Teknis:

Pada grafik harian, WTI US Oil bertahan dengan baik di atas indikator kunci Exponential Moving Average (EMA) 100-hari di $75,13, menjaga bias yang lebih luas tetap konstruktif meskipun terjadi pullback baru-baru ini dari level tertinggi. Relative Strength Index (RSI) di 51 menunjukkan momentum telah mendingin kembali ke netral setelah fase jenuh beli sebelumnya.

Di sisi atas, resistance awal terletak di Bollinger middle band dekat $95,65, menuju level psikologis $100,00. Bollinger band atas di $105,05 berfungsi sebagai hambatan yang lebih kuat jika para pembeli mendapatkan kembali kendali. Di sisi bawah, support langsung sejajar dengan Bollinger band bawah sekitar $86,20, sebelum permintaan struktural yang lebih kuat di EMA 100-hari dekat $75,13, di mana tren naik yang lebih luas diharapkan menarik minat pembelian saat terjadi penurunan yang lebih dalam.

(Analisis teknis dalam cerita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

USD/INR Diperdagangkan dengan Tenang Menjelang Perundingan AS-Iran di Pakistan

Rupee India (INR) naik terhadap Dolar AS (USD) di sekitar 92,45 pada hari Jumat
Baca selengkapnya Previous

Harmonized Index of Consumer Prices (YoY) Jerman Maret sesuai Prakiraan 2.8%

Harmonized Index of Consumer Prices (YoY) Jerman Maret sesuai Prakiraan 2.8%
Baca selengkapnya Next