From now on we Elev8

We're more than just a broker. We're an all-in-one trading ecosystem—everything you need to analyse, trade, and grow is in one place. Ready to elevate your trading?

Pemerintah Indonesia Perketat Efisiensi, WFH hingga Penyesuaian MBG di Tengah Tekanan Energi Global

  • WFH ASN dan swasta diberlakukan setiap Jumat untuk tekan konsumsi energi.
  • Perjalanan dinas dipangkas, kendaraan dinas dibatasi, BBM diatur maksimal 50 liter/hari.
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dievaluasi jadi 5 hari, potensi hemat hingga Rp20 triliun.

Tekanan global akibat konflik di Timur Tengah mulai direspons pemerintah melalui langkah efisiensi yang lebih terarah. Kenaikan harga energi dan meningkatnya ketidakpastian mendorong penyesuaian kebijakan guna menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mengendalikan konsumsi energi nasional.

Penyesuaian Pola Kerja dan Mobilitas

Salah satu langkah yang diambil adalah penerapan kerja dari rumah (WFH) selama satu hari dalam sepekan, yakni setiap Jumat, untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di pusat maupun daerah. Pendekatan serupa juga diarahkan ke sektor swasta dengan fleksibilitas implementasi. Di sisi lain, aktivitas perjalanan dinas dikurangi secara signifikan – hingga 50% untuk dalam negeri dan 70% untuk luar negeri –serta penggunaan kendaraan dinas dibatasi untuk menekan konsumsi bahan bakar.

Pengendalian Konsumsi Energi melalui BBM

Di sektor energi, pemerintah memilih mempertahankan harga BBM tanpa perubahan, baik subsidi maupun nonsubsidi. Namun, pengaturan konsumsi tetap diperketat melalui pembatasan pembelian BBM subsidi maksimal 50 liter per hari dari 120 liter per hari untuk kendaraan pribadi roda empat, guna memastikan distribusi tetap terkendali dan penggunaan lebih efisien.

Penyesuaian Program Sosial untuk Ruang Fiskal

Selain efisiensi energi, pemerintah juga melakukan penyesuaian pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini akan dijalankan lima hari dalam sepekan, dengan pengecualian bagi wilayah tertentu seperti daerah 3T dan wilayah dengan tingkat stunting tinggi. Penyesuaian ini diprakirakan membuka ruang penghematan hingga sekitar Rp20 triliun, sekaligus membantu menjaga keseimbangan fiskal di tengah tekanan eksternal.

SVME - Purchasing Managers' Index Swiss Maret Keluar sebesar 53.3, di Atas Prakiraan 47

SVME - Purchasing Managers' Index Swiss Maret Keluar sebesar 53.3, di Atas Prakiraan 47
Read more Previous

Tingkat Pengangguran Austria Maret Turun dari Sebelumnya 357.5K ke 322.7K

Tingkat Pengangguran Austria Maret Turun dari Sebelumnya 357.5K ke 322.7K
Read more Next