Mulai sekarang kamiialah Elev8

Kami lebih daripada sekadar broker. Kami adalah ekosistem dagangan serba ada—semua yang anda perlukan untuk menganalisis, berdagang, dan berkembang ada di satu tempat. Sedia untuk tingkatkan dagangan anda?

Indonesia: Risiko Minyak yang Lebih Tinggi Menunda Pelonggaran BI – Standard Chartered

Ekonom Standard Chartered mempertahankan prediksi mereka agar Bank Indonesia memangkas suku bunga kebijakannya sebesar 25 bp pada Kuartal II-2026, tetapi mencatat bahwa kenaikan harga minyak dan inflasi kini mengalihkan risiko menuju penahanan yang berkepanjangan. Mereka menyoroti kendala fiskal, kebijakan subsidi bahan bakar pemerintah, dan kekhawatiran stabilitas valas sebagai faktor kunci bagi Bank Indonesia.

Guncangan minyak mempersulit prospek suku bunga BI

"Kami memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan memangkas suku bunga kebijakannya sebesar 25 bp pada Kuartal II-2026."

"Karena konflik di Timur Tengah, risiko terhadap prakiraan inflasi kami kini mengarah ke atas, meskipun kami berpikir pemerintah akan berusaha meminimalkan dampak kenaikan harga minyak mentah dengan memangkas belanja non-subsidi."

"Perkiraan pemerintah menunjukkan bahwa kenaikan harga minyak sebesar 10% meningkatkan pendapatan sebesar 0,1% dari PDB tetapi meningkatkan subsidi energi dan kompensasi sebesar 0,3% dari PDB; ini memperlebar defisit fiskal sebesar 0,2% dari PDB."

"Kenaikan harga minyak global kini secara signifikan meningkatkan risiko BI tetap bertahan dalam beberapa bulan mendatang."

"Selain itu, karena sentimen risiko yang meningkat, BI mungkin khawatir akan dampak negatif terhadap stabilitas valas jika mereka memangkas lebih lanjut dalam lingkungan ini."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh seorang editor.)

Indeks Dolar AS mundur dari tertinggi perang Iran saat permintaan safe-haven memudar

Indeks Dolar AS (DXY) jatuh ke 98,50 pada hari Selasa, mundur dari level tertinggi minggu lalu seiring dengan meredanya permintaan terhadap aset-aset safe-haven setelah komentar Presiden Trump yang menyarankan bahwa perang di Iran mendekati akhir
Baca lagi Previous

WTI Berayun Tajam seiring Ketegangan AS-Iran dan Laporan Pengawalan Tanker Memicu Ketidakpastian

West Texas Intermediate (WTI) tetap volatil pada hari Selasa, dengan fluktuasi tajam dua arah saat para pedagang terus menilai situasi geopolitik yang berkembang di Timur Tengah dan dampaknya terhadap pasar energi global
Baca lagi Next